Kamu tau, betapa khawatirnya aku. Khawatir mengenai kamu. Khawatir
akan segala kenyataan.
Kamu tau, betapa bahagiaku mendengar tentang mu dari mulut
orang lain. Tentang segala tingkah lakumu. Yang mereka anggap biasa, tapi terdengar
lucu ditelingaku.
Kamu tau, betapa bodohnya aku. Menceritakan dirimu kepada
sahabat-sahabatku. Seakan kita saling mengenal, saling mengerti satu sama lain.
Kenyataanya, tidak.
Kamu tau, betapa takutnya aku ketika melihatmu. Takut untuk
tidak bisa mengendalikannya. Takut bahwa kamu mulai menyadari keberadaanku.
Kamu tau, semakin hari rasa ingin tahu ku semakin tinggi. Semakin
ingin mengenalmu lebih jauh.
Kamu tau, tiap hari aku memikirkan ini. Saat kamu tau aku,
tau keberadaanku, dan tau segalanya. Terpikir, apa yang harus aku lakukan.
Berlari...?
Menjauh...?
Mulai berharap lebih...?
Tetap menyukaimu seperti sekarang ini...?
Entah. Rasanya aku tak bisa meramalkan segalanya. Karena kamu
unpredictable. Susah untuk memprediksi segala. Tapi, satu hal pasti. Untuk
sekarang, biarkan aku menyukaimu dengan apa adanya aku.

0 komentar:
Posting Komentar